JUDUL : LOMBA MEWARNAI DAN MENGGAMBAR BAGI
ANAK BERMANFAATKAH ?
Pendahuluan Aktivitas mewarnai dapat melatih konsentrasi anak untuk tetap focus pada pekerjaan yang dilakukannya meskipun banyak aktivitas lain yang terjadi disekelilingnya. Seorang anak yang sedang menyelesaikan tugas mewarnai akan focus pada lembar gambar yang sedang diwarnainya, sehingga sekalipun disekelilingnya rebut dengan aktivitas anak-anak lain, ia akan tetap fokus menyelesaikan tugas mewarnainya. Dalam mewarnai, anak juga dilatih konsentrasinya agar tidak melewati garis yang membentuk abjek yang di warnai.
Hal yang harus kita ingat bahwa anak sedang mewarnai biarkan mereka bebas menentukan sendiri warna apa yang diinginkan. Jangan mendikte anak sehingga membuat mereka merasa tertekan dan kehilangan semangat. Terkadang ada pula anak yang menjadi mogok mewarnai karena mendengar respon negative dari orang tuanya. Misalnya “warnanya jangan keluar garis dong”, “kertasnya jangan sampai kotor”,
“punya kakak lebih bagus, adik juga dong” atau “ jangan berantakan kasih warnanya”.
Bila kita lihat pemberian warna anak kurang rapi dan kurang rata, berilah dukungan pada mereka. Harga hasil karya dengan memberikan pujian agar mereka lebih semangat. Kemudian kita berikan contoh padanya bagaimana cara memegang krayon supaya warnanya lebih rata. Atau kita juga bisa mewarnai bersama dengan anak sehingga mereka merasa nyaman dan senang melihat orang tuanya juga mau melakukan hal tersebut. Kita juga dapat memotivasi anak untuk mengulang mewarnai kembali supaya hasilnya lebih baik dan rapi. Bila anak tidak mau, jangan kita paksa.
Menggambar merupakan kegiatan membentuk imajinasi, dengan menggunakan banyak pilihan teknik dan alat. Yang sering digunakan adalah pensil grafit, pena, kuas tinta, pensil warna, crayon, pensil konte dan spidol. Bisa pula dengan peralatan digital seperti stylus, mouse atau alat lain lain yang menghasilkan efek sama seperti peralatan manual. Media permukaan yang sering digunakan adalah kertas, meskipun tidak menutup kemungkinan pula digunakan media lain seperti kain, permukaan kayu, dinding dan lain-lain.
Lomba Mewarnai dan Menggambar Bagi Anak, Bermanfaatkah?
Oleh Sania Wesly
Beberapa waktu yang lalu saya dan beberapa teman di kelas diminta untuk mengikuti kegiatan PAUD FAIR UNIVERSITAS MULAWARMAN, dan sebagian dari kami terpilih menjadi panitia untuk mengatur semua jalannya perlombaan Mewarnai dan Menggambar tersebut. Kegiatan itu dibuat dalam rangka menumbuhkan kecintaan pada Pendidikan Anak Usia Dini, agar semua masyarakat dan seluruh dunia tahu betapa pentingnya pendidikan di usia anak yang sangat dini dan kecil, agar saat kecil anak-anak mendapatkan pendidikan khusus dan perhatian khusus dengan ekplorasi yang mereka tuangkan melalui permainan mereka, dan bukan permainan sembarangan atau asal-asalan, tapi permainan yang mempunyai makna, yaitu permainan dalam bentuk menggambar dan mewarnai yang bisa menumbuhkan beberapa aspek dari perkembangan anak
tersebut yaitu social emosional anak, fisik motoric, seni, nilai agama dan moral.
Plaza Mulia siang itu di penuhi dengan peserta lomba dari berbagai macam anak-anak Guru dan orang tuanya yang mendampingi mereka, dan di sana juga ada panitia, juri perlombaan yang tidak lain adalah dosen-dosen dari PAUD UNIVERSITAS MULAWRMAN sendiri, dan ramailah gedung itu dengan suara banyak orang.
Gelaran alas Koran tampak bertebaran di atas lantai beton berwarna putih, tak lama kemudian kertas Koran diduduki oleh anak-anak peserta lomba. Suara riang dan berisik khas anak-anak mewarnai sepanjang kegiatan itu berlangsung. Tak sedikit terdengar intruksi para guru pendamping menerjemahkan ketentuan lomba dari panitia.
Aktivitas mereka sempat saya amati dan beberapa saya foto. Selain mendokumentasi perilaku aktivitas anak-anak dalam lomba itu, saya juga penasaran tentang manfaat apa yang didapatkan anak-anak mengikuti lomba itu.
“ manfaat yang didapatkan anak dalam kegiatan ini antara lain mengedukasi anak agar tidak pasif tetapi aktif sesuai dengan alam pikirannya yang masih anak-anak. Menggores garis-garis di atas kertas putih kosong, sesuai dengan ide yang di tuangkan atau sesuai dengan apa yang diinginkan, setidak-tidaknya anak diajak untuk melatih psikomotoriknya yang terkait dengan kognitif dan afektifnya. Dan manfaat lainnya yang dapat diperoleh anak lewat aktivitas menggambar yaitu:
• Stimulus minat belajar bagi anak (proses perkembangan aspek kognitif)
• Mengekspresikan bentuk-bentuk emosi yang dirasakan anak dan disalurkan dalam bentuk gambar.
• Melatih gerakan tangan untuk menghasilkan bentuk atau gambar yang lebih baik (kecerdasan motoric halus anak)
• Proses pembelajaran anak untuk mengungkapkan apa yang ada dipikirannya saat itu, menuangkan idenya, memvisualisasikan dan merealisasikan imajinasinya dalam sebuah karya seni.
• Stimulus untuk anak aktif bertanya tentang ini dan itu.
• Membantu meningkatkan konsentrasi.
• Melatih daya ingat.
• Melatih kesabaran, ketelitian dan keuletan anak dalam menghasilkan sesuatu.
Dan mewarnai merupakan suatu bentuk kegiatan kreativitas, dimana anak diajak untuk memberikan satu atau beberapa goresan warna pada suatu bentuk atau pola gambar, sehingga terciptalah sebuah kreasi seni.
Ada banyak manfaat mewarnai bagi anka yaitu :
• Melatih anak untuk mengenal anekah warna dan nama-nama warna.
• Melatih anak untuk memilih kombinasi dan membantu anak untuk belajar keserasian dan keseimbangan warna.
• Stimulasi daya imajinasi dan kreativitas.
• Melatih mengenai objek sehingga anak memahami detail objek yang akan diwarnai terlebih dahulu sebelum mereka mewarnai.
• Melatih anak mengenal garis batas bidang.
• Melatih keterampilan motoric halus anak sebagai salah satu sarana untuk mempersiapkan kemapuan menulis.
• Melatih kemampuan koordinasi antara mata dan tangan. Mulai dari bagaimana cara yang tepat menggenggam crayon hingga memilih warnadan menajamkan crayon.
Kegiatan PAUD FAIR ini berupaya untuk mensinergikan aktivitas psikomotorik, afektif dan kognitif dalam proses pembelajarannya” ujar Pak Ozi, salah satu Juri dalam kegiatan tersebut.
Durasi menggambar dan mewarnai itu hanya sekitar dua jam. Namun antusias anak tampak luar biasa dan itu Nampak di raut wajah mereka yang masih polos.
Dari Team Juri kriteria penilaian difokuskan pada ”pesan apa yang akan disampaikan” lewat karya hasil lukisannya. Tak hanya itu, juri pun menilai tebal tipisnya goresan. “juri tertarik dengan ide gagasan yang mau disampaikan lewat media lukisan. Contohnya ini. Pelukis menceritakan tentang kondisi lingkungan alam. Ada gunung, ada hutan, ada laut. Bahkan manusia, ikan, kendaraan masuk dalam lukisan. Oh ya cuacanya juga jelas diceritakan “ungkap Pak Budi salah satu juri lainnya dalam lomba mewarnai dan menggambar.
Saya juga melihat, akhirnya semua team juri sepakat dengan kriteria tadi yang di ungkapkan. Karena itu, ditentukan juara-juaranya. Para peserta akhirnya senang. Untuk juara selain piagam, piala, juga menerima hadiah uang. Dan saat itu saya merasa sangat gembira dan bangga bisa mengikuti kegiatan yang luar biasa seperti ini, sangat mengasah bakat anak, bisa mengetahui kesukaan anak, bisa mengetahui sejauh mana imajinasi dan pengetahuan anak tentang apa yang ada didalam pikiran mereka, bisa mengasah kekuatan perekaman anak yang baik melalui gambar yang diciptakannya, karena sebagian gambar atau lukisan yang anak buat adalah, bagian dari apa yang mereka lihat setiap harinya seperti pemandangan, pegunungan dan lain-lain. Itulah beberapa manfaat dari lomba menggambar dan mewarnai untuk anak, bahkan bisa jadi anak melakukan hal yang tak dapat terduga oleh orang sekitarnya, biasanya anak yang sangat aktif lah yang mempunyai cikal bakal yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari, untuk itu kita sebagai orang tua, wali, guru atau pun masyarakat harus bekerjasama dalam memberikan stimulasi yang baik kepada anak, agar dari kecil anak sudah tumbuh dengan berbagai pengetahuan, anak bisa tumbuh menjadi anak yang aktif dan anak yang kreatif.
Variasi seni dalam perkembangan anak usia dini seperti menggambar, melukis, menjiplak, mencetak, kolase, tanah liat maupun finger painting hal ini memberikan perhatian praktis pada setiap segi tanggung jawab seorang guru. Seperti bagaimana mengenalkan setiap materi pelajaran, bagaimana persiapan terbaik dan ruang kelas disusun sedemikian rupa, dapat mensuport daya eksplorasi anak. Guru dapat memberikan pertanyaan guna merangsang ekspresi personal dan penuh arti. Peranan orang tua sangatlah penting untuk membantu anak-anak berkreasi seni di rumah.
Perkembangan seni pada anak usia dini dimulai dari hal yang sederhana, misalnya gerak-gerakan lebar yang menyapu sampai desain yang sederhana baru kemudian mereka beralih dari satu aktivitas otot motor dasar ke rancangan dank e penggambaran, di sini peran guru di butuhkan. Sebagai guru di harapkan tidak menetapkan standar apapun mengenai karya figuratif dan non figuratif. Hal ini di maksudkan supaya anak tidak tertekan yang dapat menghambat perkembangan actual mereka.
Tujuan pendidikan seni rupa disekolah maupun di saat perlombaan yaitu melanjutkan dan mengembangkan kesanggupan berkarya maupun pengetahuan seni rupa yang telah dimiliki anak sebelum memasuki sekolah, sehingga hal ini perlu di perhatikan oleh guru dengan memberikan kesempatan yang leluasa kepada anak dalam menciptakan karya seni rupa sebegai penyataan ekspresinya.
BAHAN BACAAN
Femi Olivia.
http://id.Wikipedia.org/wiki/Menggambar
http://darunajahkindergarten.com/2011/manfaat/mewarnai
Nani Susilowati Dra. 2009 Tentang Memahami Pendidikan Anak Usia
Dini, FISIK USU.
Minggu, 27 Mei 2018
Sania Wesly
Langganan:
Postingan (Atom)